JHLGVol.1No.1 : Implikasi Yuridis Pemberlakuan Wacana Earth to Earth Transportation oleh SpaceX

Penulis: Tasya Ester Loijens

Tema: Hukum Internasional

ABSTRAK
Perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan manusia memanfaatkan sumber daya alam yang sebelumnya sulit dijangkau sekalipun seperti sumber daya yang terdapat di ruang angkasa. Dengan adanya kemajuan tersebut, hukum juga turut berkontribusi melalui hukum internasional yang mengatur tentang aspek yang berhubungan dengan pemanfaatan ruang angkasa yang sering dikenal sebagai Five United Nations Treaties on Outer Space. Pada tahun 2017, CEO dari SpaceX (perusahaan kedirgantaraan swasta asal Amerika Serikat), Elon Musk, mengumumkan rencana pemanfaatan transportasi yang sebelumnya digunakan untuk memindahkan objek dari Planet Bumi ke Ruang Angkasa yaitu Roket, untuk digunakan sebagai transportasi publik yang digunakan sebagai sarana mobilisasi dari satu tempat ke tempat lain di Planet Bumi. Hal ini menarik karena konsepnya menggunakan Ruang Angkasa setelah permukaan udara Planet Bumi sehingga menimbulkan kontemplasi baru berkaitan dengan perizinan dan aspek legalitasnya. Dalam tulisan ini, penulis bermaksud mengkaji dari perspektif hukum internasinal dengan pengaturan internasional yang berkaitan dengan hukum udara dan luar angkasa.
Earth to Earth Transportation, Hukum Udara dan Ruang Angkasa, Perusahaan Kedirgantaraan SpaceX

Citation:
Loijens, Tasya Ester. Implikasi Yuridis Pemberlakuan Wacana Earth to Earth Transportation oleh SpaceX. Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis. Vol.1. No.1 (April 2020).

 

Full PDF

Mirror 1 | Mirror 2 | Mirror 3 (easiest!)