JHLGVol.1No.1 : Contoh Penerapan Penetapan Zona Ekonomi Eksklusif (Studi Kasus Imajiner Amalea v. Ritania atas Malachi Gap)

Penulis: Misbachul Munir, Churun Ain Nabila Elsyam, Fazal Akmal Musyarri, Nenny Sihotang, Puput Brenda Afriyanti dan Zipora Nadya A. Siregar

Tema: Hukum Internasional

ABSTRAK
Hukum Laut membagi batas teritorial kelautan suatu negara menjadi beberapa bagian yang salah satunya adalah Zona Ekonomi Ekslusif (Exclusive Economic Zone) atau yang sering diakronimkan sebagai ZEE. Zona Ekonomi Ekslusif adalah zona berjarak maksimal 200 mil yang dapat dimanfaatkan sumber dayanya namun tidak dapat dikuasai oleh suatu negara karena untuk keperluan seperti pelayaran dan navigasi penerbangan yang diperlukan secara umum. Namun karena sifat pemanfaatannya yang bebas tersebut dapat memicu konflik antarnegara karena hal ini layaknya domino yang memiliki korelasitas satu sama lain. Dalam karya tulis ini akan dijabarkan berkaitan dengan contoh penerapan penyelesaian konflik ZEE pada kasus imajiner atau kasus fiktif Negara Amalea dan Negara Ritania sebagai simulasi penyelesaian penetapan ZEE berdasarkan hukum laut UNCLOS 1982. Simulasi ini memiliki dinamika fakta fiktif yang menarik dari segi hukum dengan penyelesaian yang bersifat konvensional yaitu konsensus para pihak. Mengacu pada UNCLOS 1982, pemanfaatan aspek kelautan perlu diperhatikan agar tidak mengganggu negara lain.
Kata Kunci: Hukum Laut, UNCLOS 1982, Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE)

Citation:
Munir, Misbachul, dkk.. Contoh Penerapan Penetapan Zona Ekonomi Eksklusif (Studi Kasus Imajiner Amalea v. Ritania atas Malachi Gap). Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis. Vol.1. No.1 (April 2020).

 

Full PDF

Mirror 1 | Mirror 2 | Mirror 3 (easiest!)