Search Results

Search Term: hukum udara dan ruang angkasa

Number of Results: 3


Glosarium Hukum

Selamat datang di Glosarium Ilmu Hukum Lex Generalis. Laman ini juga berfungsi sebagai Kamus Hukum dan Ensiklopedia singkat. Gunakan fitur “Find” (Ctrl+F) di Peramban Anda untuk memudahkan pencarian.

Welcome to Law Studies Glossary/Dictionary by Lex Generalis. This page is purposed as Law Dictionary and Rapid Encyclopedia as well. Please use “Find” feature (Ctrl+F) in Your Browser for searching easily.

A

  1. Agama dan Kepercayaan
  2. Arbitrase
  3. Asuransi

B

  1. Berita Bohong/Hoaks/Hoax
  2. BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial)

D

  1. Dana Desa/Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes)
  2. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah atau DPRD

E

  1. Etika Profesi

F

  1. Feminist Political Ecology
  2. Filsafat Hukum

G

  1. General Rule

H

  1. Hak Asasi Manusia atau HAM
  2. Hak Atas Tanah
  3. Hak Individual atas Tanah
  4. Hak Menguasai atas Tanah
  5. Hak Veto
  6. Hukum Internasional
  7. Hukum Keluarga
  8. Hukum Laut Internasional
  9. Hukum Lingkungan
  10. Hukum Pemerintahan
  11. Hukum Perburuhan dan Ketenagakerjaan
  12. Hukum Udara dan Ruang Angkasa
  13. Kebijakan Pengelolaan Hutan

I

  1. IMTA (Izin Menggunakan Tenaga Kerja Asing)
  2. International Court of Justice

J

  1. JHT (Jaminan Hari Tua)
  2. JKK (Jaminan Kecelakaan Kerja)

K

  1. Keadaan Darurat
  2. Kekebalan Hukum/Hak Imunitas
  3. Kekejaman
  4. Komisi Kejaksaan
  5. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)
  6. Konsorsium
  7. Konstitusi
  8. Konversi Hak Atas Tanah
  9. Korupsi Sektor Swasta

M

  1. Masa Iddah
  2. Masyarakat Adat
  3. Menteri
  4. Mutual Legal Assistance (MLA)

P

  1. PAK (Penyakit Akibat Kerja)
  2. Pembangunan Infrastrukur
  3. Pemilihan Umum (Pemilu)
  4. Pendidikan Karakter
  5. Pengadaan Lahan
  6. Perceraian
  7. Perdagangan
  8. Perjanjian Sewa Menyewa
  9. Perkawinan
  10. Perkawinan Adat
  11. Perlindungan Hukum
  12. Pengakuan Negara
  13. Penyelesaian Sengketa
  14. Persona Non-Grata
  15. Perwakilan Diplomatik
  16. PHK (Pemutusan Hubungan Kerja)
  17. Politik Hukum
  18. Presidential Threshold (Preshold)
  19. Proteksionisme
  20. Putusan Hakim

R

  1. Rezim Hukum

S

  1. Serikat Pekerja / Serikat Buruh
  2. SJSN (Sistem Jaminan Sosial Nasional)
  3. Stolen Asset Recovery

T

  1. Tenaga Kerja
  2. Tenaga Kerja Asing
  3. Tenaga Kerja Indonesia
  4. Tindak Pidana Korupsi/Delik Korupsi
  5. Tindak Pidana/Kejahatan di Bidang Ekonomi
  6. Tindak Pidana/Kejahatan Terorisme
  7. Trade Facilitation Agreement (TFA)

U

  1. Upah Minimum

W

  1. World Trade Organization (WTO)

Z

  1. Zona Ekonomi Ekslusif (ZEE)

JHLGVol.1No.1 : Implikasi Yuridis Pemberlakuan Wacana Earth to Earth Transportation oleh SpaceX

Penulis: Tasya Ester Loijens

Tema: Hukum Internasional

ABSTRAK
Perkembangan teknologi yang pesat memungkinkan manusia memanfaatkan sumber daya alam yang sebelumnya sulit dijangkau sekalipun seperti sumber daya yang terdapat di ruang angkasa. Dengan adanya kemajuan tersebut, hukum juga turut berkontribusi melalui hukum internasional yang mengatur tentang aspek yang berhubungan dengan pemanfaatan ruang angkasa yang sering dikenal sebagai Five United Nations Treaties on Outer Space. Pada tahun 2017, CEO dari SpaceX (perusahaan kedirgantaraan swasta asal Amerika Serikat), Elon Musk, mengumumkan rencana pemanfaatan transportasi yang sebelumnya digunakan untuk memindahkan objek dari Planet Bumi ke Ruang Angkasa yaitu Roket, untuk digunakan sebagai transportasi publik yang digunakan sebagai sarana mobilisasi dari satu tempat ke tempat lain di Planet Bumi. Hal ini menarik karena konsepnya menggunakan Ruang Angkasa setelah permukaan udara Planet Bumi sehingga menimbulkan kontemplasi baru berkaitan dengan perizinan dan aspek legalitasnya. Dalam tulisan ini, penulis bermaksud mengkaji dari perspektif hukum internasinal dengan pengaturan internasional yang berkaitan dengan hukum udara dan luar angkasa.
Earth to Earth Transportation, Hukum Udara dan Ruang Angkasa, Perusahaan Kedirgantaraan SpaceX

Citation:
Loijens, Tasya Ester. Implikasi Yuridis Pemberlakuan Wacana Earth to Earth Transportation oleh SpaceX. Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis. Vol.1. No.1 (April 2020).

 

Full PDF

Mirror 1 | Mirror 2 | Mirror 3 (easiest!)

JHLGVol.1No.1 : Asgardia : The Problems in Building A Space Society

Penulis: Kandi Kirana Larasati dan Amadda Ilmi

Tema: Hukum Internasional

ABSTRAK
Asgardia merupakan sebuah wilayah yang membuktikan bahwa kemajuan berpikir manusia sangatlah visioner. Merupakan sebuah wilayah diruang angkasa yang disebut sebut mampu dan akan bisa menjadi tempat tinggal bagi manusia. Kebenarannya belum sepenuhnya dapat dibuktikan, namun pengupayaan regulasi maupun implementasi terus dilakukan. Karena mendapat dukungan dari berbagai pihak dan masyarakat yang dapat dikatakan tidak ingin lagi hidup di bumi. Cara perekrutannya pun unik, tim Asgardia telah membentuk sebuah website resmi untuk pendaftaran menjadi calon warga di wilayahnya, jumlahnya pun tak sedikit. Namun masih terus menjadi perhatian banyak pihak untuk menelusuri apakah hal tersebut merupakan sebuah halusinasi atau kenyataan. Sedangkan konferensi pemufakatan wilayah juga berjalan, yang dapat disaksikan dan diabadikan dalam video yang diunggah melalyi YouTube. Mereka juga telah menentukan semacam lambang negara hingga bentuk pemerintahan, namun status resmi “kenegaraan” masih belum memiliki legalitas yang dapat membuat masyarakat percaya dengan sepenuhnya. Mengingat Asgardia merupakan suatu wilayah bentukan yang terinspirasi dari sebuah kisah dalam film kelas dunia ternama.
Kata Kunci: Asgardia, Hukum Udara dan Ruang Angkasa, Syarat Negara

Citation:
Larasati, Kandi Kirana dan Amadda Ilmi. Asgardia : The Problems in Building A Space Society. Rewang Rencang : Jurnal Hukum Lex Generalis. Vol.1. No.1 (Maret 2020).

 

Full PDF

Mirror 1 | Mirror 2 | Mirror 3 (easiest!)